Masih ingat kalian dengan cerita adam dan hawa, Adam merupakan nabi sekaligus manusia pertama yang diturunkan ke bumi oleh ALLAH azawajalah, Nabi adam dan siti sendiri memiliki beberapa anak, yang diantaranya bernama Qabil dan Habil.
Sejarah mencatat bahwa pembunuhan telah terjadi semenjak masa nabi Adam ‘alaihissalam. Putra pertamanya Qabil membunuh saudaranya Habil lantaran rasa dengkinya karena tidak diperkenankan menikahi Wadhiah saudari sekandung Qabil, akan tetapi ia diperitahkan untuk menikahi saudari Habil yaitu Damimah. Selain itu kurban yang diberikan Qabil kepada Allah tidak diterima sedangkan kurban Habil diterima, dengan demikian maka Habil-lah yang berhak menikahi Wadhiah, lalu kesumat Qabil pun tak terbendung lagi hingga ia membunuh Habil agar ia tidak dapat menikahi Wadiah. (al-Maidah: 27-30)
Ternyata dosa pembunuhan atas tragedi ini tidak berhenti disitu aja, Qabil dianggap sebagai orang yang ikut bertanggung jawab setiap ada perbuatan pembunuhan yang terjadi di muka bumi ini hingga hari kiamat.
Diriwayatkan dalam Hadis Bukary Muslim, Rasulullah perna bersabda:
“Qala Rasulullah SAW: “La tuqtalu Nafsun Dhulman Illa Kana ‘alabni Adamal Awwali Kiflun Dhamiha, Annahu Awwalu Man Sannal Qatla”(Al bukary 60:1, Muslim 28:7, Akl Lu’lu-u walmarjan 2:209)
artinya: Rasulullah bersabda:”Tiap-tiap Pembunuhan Yang Terjadi Secara dhalim, Maka Anak Adam yang pertama Turut Bertanggungjawab Memikul atas Dosa itu”
disini dijelaskan bahwa Qabil adalah anak pertama Nabi adam dan Qabil adalah orang pertama yang pernah membunuh sesama manusia dan saudaranya dan Qabil adalah manusia yang pertama mengajarkan pembunuhan untuk manusia/saudaranya yang lain.
sumber :Kitabul Qasamati
Filed under: Uncategorized Ditandai: | Habil, Iri dan dengki, Nabi adam, pembunuhan pertama, Qabil, tragedi pembunuhan